Anderson Silva, Monster yang Lebih Menakutkan dari Khabib Nurmagomedov

Anderson Silva, Monster yang Lebih Menakutkan dari Khabib Nurmagomedov

VIVA   – Ultimate Fighting Championship kematian dua petarung terbaiknya dalam kurun waktu 14 hari. Setelah Khabib Nurmagomedov, Anderson Silva harus bercerai dari franchise mixed martial arts terbesar di dunia itu, pasca kalah dari Uriah Hall di UFC Vegas 12, Sabtu 31 Oktober 2020 atau Minggu pagi WIB.

Silva tumbang lewat proses yang cukup menyayat hati. Sempat dominan, pada ronde 3 Silva dibuat kewalahan oleh Hall. Beberapa kali, dia dihantam Hall dan harus terkapar. Dan, dalam ronde empat, Silva akhirnya KO, setelah dihantam Hall lewat ground and pound yang brutal.

Penutup karier yang tak bersahabat bagi Silva. Terlebih statusnya sebagai legenda. Pria 45 tahun itu memang legenda di UFC, bahkan MMA secara keseluruhan.

Ketika perdana kali muncul ke UFC, Silva sebenarnya diremehkan habis-habisan. Pindah sebab Cage Rage, dan bertarung melayani Chris Leben pada debutnya, 28 Juni 2006, Silva tak diunggulkan, bahkan dianggap sebelah mata.

Leben memiliki catatan luar biasa sebelum duel tersebut. Enam kemenangan beruntun dicatatkan Leben.

ufc_663_372. jpg”>

Photo:

  • Bleacher Report

Ada fakta pula dengan mengerikan tentang Leben, yakni dahinya begitu kuat karena sering dihantam oleh lawannya, tak kunjung KO. Tapi, pada akhirnya Leben cuma jadi santapan bagi Silva. Gempuran lutut kilatnya berhasil membuat jemaah terkejut dan Leben terkapar secara mudah di atas oktagon UFC, hanya dalam 49 detik selalu.

Usai kemenangan itu, Silva kembali mengejutkan publik karena mengalahkan Rich Franklin yang berkedudukan unggulan dalam duel perebutan menggelar kelas menengah. The Spider dapat mengalahkan Franklin kurang dari tiga menit dan jadi juara perdana kelas menengah.

Usai dua kemenangan monumental itu, Silva mulai membangun reputasinya. Dia menjadi petarung dengan koleksi kemenangan beruntun terbanyak di UFC.

Photo:

  • Bleacher Report

Catatannya melebihi Khabib Nurmagomedov. Kalau Khabib mengoleksi 13 kemenangan beruntun, Silva tiga kali lebih banyak.

Kendati, Silva mengoleksi kemenangan KO terbanyak di kelas menengah dengan catatan delapan kali. Dua rekor itu, belum ada yang melewatinya sampai sekarang.

Hall sejenis menghormati Silva. Makanya, saat berhasil mengalahkannya, momen emosional terjadi. Hall menangis dan meminta maaf kepada Silva.

“Saya penggemarmu, maafkan, ” kata Hall sambil menangis, disambut dengan wejangan sebab Silva.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.