Mengenaskan, Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Dipecundangi Dosa Sendiri

Mengenaskan, Pesilat Wanita yang Ngaku Sakti Dipecundangi Dosa Sendiri

VIVA â€“ Pesilat wanita Indonesia, Chintya Candranaya dalam posisi tersudut. Bak buah simalakama, pengakuanya memiliki kesaktian diklaim pembodohan publik.

Demi viewers semata, Chintya dinilai rela berbohong dan membuat dunia beladiri Indonesia menjadi heboh.

Bukan sekali, Chintya kerap membuat gerah para pelaku olahraga beladiri. Pertama, Chintya dalam video yang sempat viral mewawancarai gurunya, Agus Setiawan Jaya. 

Dia mengaku pernah melawan 200 orang sendirian. Alasannya, juga terbilang konyol, karena wanita.

Kemudian, pernyataan kontroversial dari manajer Chintya, Anjar Weni, yang menyatakan sang pesilat pernah lawan 40 orang sendirian. 

Lewat kolom komentarnya, Anjar sempat mengundang salah satu warganet membuktikan kesaktian Chintya lewat kolom komentarnya.

Bukan cuma itu, seorang bernama Ridho mengaku sebagai murid Chintya. Dia menyatakan bisa mengangkat beban yang mencapai 300 kilogram, di mana itu sudah melewati rekor angkatan Eko Yuli Irawan. 

Pengakuan-pengakuan di atas, perlahan terlihat seperti dusta. Apalagi setelah anggota gerakan #BeladiriBersatu menggeruduk markas Chintya di Lampung.

Gerakan itu digawangi atlet MMA nasional macam Suwardi, Rudy â€˜Ahong’ Gunawan dan Theodorus Ginting. Tujuan kedatangan mereka adalah ingin mengklarifikasi atas pernyataan-pernyataan Chintya. 

Suwardi cs ingin Chintya memberikan pembuktian atas klaim yang sudah bikin resah dunia beladiri nasional. Apalagi, kontennya telah meresahkan, karena bisa ditiru anak-anak dan berujung cedera. 

Tapi, selama dua hari di Lampung (8-9 Agustus) Becak Lawu sama cs sama sekali tak melihat Chintya maupun Agus menampakkan batang hidungnya. Mereka tak datang, bahkan saat ditunggu di markasnya.

“Dari keduanya, tak ada yang datang. Kami cuma ditemui perwakilan mereka, kuasa hukumnya. Heran juga, kok malah didatangi kuasa hukum. Salah kami apa? Kan cuma mau pembuktian,” kata Suwardi kepada VIVA.

“Kami datangi ke markasnya tak ada juga. Muncul muridnya, lalu mereka mau pembuktian dengan benda-benda kayak gagang sapu berbahan seng, bukan seperti itu maksudnya,” sambungnya.

Kebohongan Terbongkar 

Borok Chintya juga turut dibongkar oleh mantan atlet sekaligus wasit MMA, Mustadi Anetta dalam akun youtube sportone

Dia melakukan investigasi tentang kebenaran soal Chintya yang menghancurkan benda-benda keras. 

Mustadi sampai mengunjungi tempat Chintya menghancurkan pilar tembok yang sempat viral. Sebelumnya Chintya dalam video memamerkan ilmu menghancurkan pilar tembok bangunan yang tebal.

Dengan dua tiga kali pukulan, sangat mudahnya tembok itu hancur. Tapi Mustadi punya pendapat lain. 

Dia menilai, tembok itu bukan dihancurkan oleh tangan melainkan benda keras, salah satunya martil. Dan selebihnya video pukulan dan hancurnya pilar tembok diolah melalui proses editing sehingga menghasilkah seolah-olah Chintya yang menghancurkannya. 

Mustadi mengatakan, kebohongan Chintya makin jelas dengan adanya sejumlah titik bekas hantaman benda-benda keras di hancurnya pilar yang katanya dilakukan dengan tangan mulus dari Chintya. 

Mustadi berani memastikan jika itu bukan perbuatan tangan manusia. “Jadi bisa saya pastikan itu bukan dihancurkan tangan atau kaki,” kata Mustadi.

Pengakuan Deddy Corbuzier

Chintya semakin tersudut setelah host sekaligus ilusionis kenamaan Indonesia, Deddy Corbuzier, ikut membuka rahasianya.

Deddy mengakui sempat bertemu Chintya dalam sebuah acara televisi. Ketika itu, Chintya memamerkan membengkokkan sebuah batang besi. 

Awalnya, Deddy sempat terkejut. Dia kemudian bertanya tentang yang diperagakan Chintya murni teknik beladiri atau trik sulap.

“Bilangnya beladiri. Lalu, gue minta tuh selang besi. Gue pukul, pengok bos,” kata Deddy di depan Theo, Suwardi, dan Mustadi dalam acara #CloseTheDoor di podcast akun YouTube miliknya.

Rasa penasaran Deddy semakin tinggi. Dia meminta kru mengambil besi yang lain, yang tidak disiapkan Chintya. “Ambil dah tuh besi, ditendang sama dia. Bengkak tuh kaki,” ujar Deddy.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.