Tanda Mengerikan Ratu Olimpiade, Habisi 5 Ganda Putri di Senayan

Tanda Mengerikan Ratu Olimpiade, Habisi 5 Ganda Putri di Senayan

VIVA   –  Pandemi Virus Corona atau COVID-19 berdampak pada bulutangkis dunia. Mematok detik ini banyak turnamen dibatalkan karena mengganasnya virus tersebut.

Saat kondisi tengah pandemi, kabar terbaru datang dari Permaisuri Olimpiade 2016, Ayaka Takahashi. Pemain ganda putri Jepang itu memutuskan pensiun.

VIVA Bulutangkis melansir dari nhk. or. jp Selasa 18 Agustus 2020, pebulutangkis yang berpasangan dengan Misaki Matsutomo itu memutuskan gantung raket dalam usia 30 tahun.  

Merosotnya prestasi Misaki/Ayaka sejak April 2019 menjelma salah satu faktor. Selain tersebut, cedera yang dialami Ayaka di dalam Desember tahun lalu membuat dia kurang kompetitif.

Belum lagi, pandemi COVID-19 yang menghasilkan sederet turnamen dibatalkan. Sebenarnya masih ada kesempatan mereka peraih bintang emas Olimpiade Rio 2016 itu bisa tampil di Olimpiade Tokyo 2021, namun Ayaka memilih buat pensiun.

Meski Ayaka pensiun, namun ada catatan mengerikan yang dicatatkan di Istora, Senayan. Misaki/Ayaka sukses meraih gelar BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters (22-27 Januari 2020).

VIVA Bulutangkis merangkum, Misaki/Ayaka mempermalukan ganda ananda Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai. Mereka menang dua game langsung.

Babak 16 besar, Misaki/Ayaka menghabisi wakil Malaysia Vivian Hoo/Yap Chen Wen. Mereka juga menang dua game kala itu.

Perempatfinal, Misaki/Ayaka melibas pengantara China Du Yue/Li Yinhui. Minus ampun keduanya melumat lawannya perut game.

Semifinal membara, wakil Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu turut jadi korban. Kali ini Misaki/Ayaka menang lewat rubbergame.

Partai final membara, Misaki/Ayaka memperdaya wakil Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee Yong. Itu meraih gelar juara setelah menang dua game.

Membaca juga:   Ya Ampun, Berpasangan Putri Indonesia Terjungkal Diamuk Gadis China

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.