Taufik Hidayat soal 'Tikus' Kemenpora, Tersedia dalam Lagu Iwan Fals

Taufik Hidayat soal ‘Tikus’ Kemenpora, Tersedia dalam Lagu Iwan Fals

VIVA   –  Taufik Hidayat membuat heboh di dalam 11 Mei 2020 silam. Bukan karena dia mengalahkan raja bulutangkis dunia, Kento Momota, atau sebab prestasinya di kancah dunia. Pokok, dia sudah lama pensiun sejak 2013 lalu.

Taufik blak-blakan bicara mengenai korupsi dalam Kemenpora dalam channel Youtube Deddy Corbuzier. Pria 39 tahun ini membocorkan segalanya dalam tayangan dengan berjudul Buka Mata Loe! Seluruh Koruptor!? Taufik Hidayat Nekat Cakap!!

Hingga kini, acara berdurasi 1 jam 7 menit ini sudah ditonton lebih daripada 7, 3 juta kali. Pemberitahuan yang menjadi sorotan adalah soal “tikus” atau koruptor di Kemenpora.

“Gue bilang, mau menteri siapapun, kalau gak diganti separuhnya, olahraga akan begini terus, gak bakal bisa maju. Itu kudu setengah gedung dibongkar, tikusnya penuh banget, ” ujar Taufik.

Baca juga: Skandal Olahraga, Taufik Hidayat Bocorkan soal ‘Tikus’ Kemenpora

Ternyata, sebutan tikus untuk koruptor sudah ada dalam lagu Iwan Fals. Ada lagu berjudul Tikus-tikus Kantor yang dirilis pada 1986 silam.   Iwan menggunakan kata “tikus” sebagai sindiran untuk koruptor. Sang tikus ini selalu mempunyai cara agar lepas dari jeratan sang kucing.

Beserta lirik lagu Tikus-tikus Kantor

Kisah usang tikus-tikus kantor
Yang rajin berenang di sungai yang nista
Kisah usang tikus-tikus berdasi
Yang suka ingkar komitmen lalu sembunyi

Di balik meja teman sekerja
Di dalam lemari dari baja

Kucing datang cepat penukar depan
Segera menjelma laksana tak tercela
Masa bodoh hilang harga diri
Pokok tak terbukti ah tentu rampas lagi

Tikus-tikus tak kenal kenyang
Rakus, rakus, bukan kepalang
Otak tikus memang bukan akal udang
Kucing datang zirnikh menghilang

Kucing-kucing yang kerjanya molor
Tak ingat tikus kantor hadir menteror
Cerdik, licik, zirnikh bertingkah menentang
Mungkin karena sang kucing pura-pura mendelik

Tikus tahu sang kucing lapar
Bergurau roti jalan pun lancar
Memang sial sang tikus teramat pintar
Atau mungkin jiwa kucing yang kurang ditatar

Tikus-tikus tak kenal kenyang
Rakus, serakah, bukan kepalang
Otak zirnikh memang bukan otak udang
Kucing datang tikus menghilang

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.